ternyata memang betul, yang bisa merubah sifat kita hanyalah diri kita sendiri, orang-orang sekitar hanyalah memberikan dukungan dan masukkan kepada kita, hal ini terbukti setelah saya mengalaminya, mengingat dan bercerita tentang masa lalu ku, yang pernah bisa dikatakan jauh dari kata baik, egois, dan tidak memikirkan hal yang berkaitan tentang masa depan, di mulai dari sekolah tingkat menengah pertama yang baru bisa membawa motor, mengenal teman-teman baru, mengenal yang namanya cinta. di saat itu juga lah aku tidak pernah serius belajar, bolos sekolah, dan balap-balapan di jalanan, dipikiran ini hanyalah untuk bermain dan bermain, dan disaat itu juga kedua orang tua ku yang selalu mengingatkan, selalu memberi nasihat, segala cara mereka lakukan semua itu hanya demi aku, untuk perubahan diri ku sendiri. teguran, larangan, nasihat mereka saat itu, hanyalah penghalang bagiku untuk melakukan hal-hal yang kurang baik. dan hal-hal bodoh seperti itu tidak berhenti sampai dsitu saja, masih berlanjut pada saat melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas, saat duduk di sekolah menengah atas mungkin apa yang aku lakukan sedikit lebih parah, kedua orang tua ku begitu susah dan sangat repot dengan apa yang ku lakukan di saat itu, berbuat kesalahan di sekolah, pindah sekolah, itulah yang telah aku perbuat, kedua orang tua ku selalu sabar dan menaruh harapan, berharap aku bisa menjadi lebih baik, setelah lulus SMA dan aku mulai bisa berpikir untuk lebih bisa menata hidup, untuk masa depan, dan mulai meyakinkan kedua orang tua ku, bahwa aku betul-betul telah berubah dan memulai pendidikan yang lebih serius lg, walaupun aku tidak di terima di universitas yang aku inginkan.perubahan yang telah terjadi tidak begitu instan, karena telah berproses yang begitu panjang
Anak Pulau
Blog ini memberikan tentang pengetahuan tentang kebijakan publik, dan masalah sosial politik lainnya yang bisa memberikan pendidikan politik kepada masyarakat
script type="text/javascript" src="//uprimp.com/bnr.php?section=General&pub=734486&format=728x90&ga=g">
Saturday, June 13, 2020
Wednesday, December 12, 2012
filsafat
1.pengertian Filsafat
Filsafat
adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan
konsep dasar mcngenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan
sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala
sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh
dengan segala hubungan.
Kata filsafat dalam bahasa arab adalah falsafah yang dalam bahasa inggris di kenal dengan istilah philosophy adalah bersal dari bahasa Yunani philosophia. Kata philosophia terdiri atas kata philein yag berarti cinta (love) dan sophia yang berarti kebijakasanaan (Wisdom), sehingga secara etimologi filsafat berarti cinta kebijaksanaan (love ofwisdom). Seorang filsafat adalah pencinta atau pencari kebijaksanaan.
Kata filsafat dalam bahasa arab adalah falsafah yang dalam bahasa inggris di kenal dengan istilah philosophy adalah bersal dari bahasa Yunani philosophia. Kata philosophia terdiri atas kata philein yag berarti cinta (love) dan sophia yang berarti kebijakasanaan (Wisdom), sehingga secara etimologi filsafat berarti cinta kebijaksanaan (love ofwisdom). Seorang filsafat adalah pencinta atau pencari kebijaksanaan.
2.Arti terminologi
Arti terminologi maksudnya arti yang di
kandung oleh istilah-istilah stemen “filsafat”.
• Menurut plato, filsafat adalah pengaturan yang terminat mencapai pengetahuan kebenaran yangasli.
• Menurut plato, filsafat adalah pengaturan yang terminat mencapai pengetahuan kebenaran yangasli.
• Menurut Aristoteles filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang tekadang di dalamnya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi politik dan estetika(filsafatkeindahan).
• Hasbullah Bakry, ilmu filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai keutuhan alam semesta dan manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakekatnya sejauh yang dapat dicapai akal manusia dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya telah di capai pengetahuan itu.
Adapun ahli Mudhofir (1996) memberikan arti filsafat sangat beragam:
- Filsafat sebagai suatu sikap terhadap kehidupan dan alam semesta, sikap secara filsafat adalah sikap menyelidiki secara kritis, terbuka, toleran dan selalu tersedia menunjau suatu problem dari semua sudut pandang.
- Filsafat sebagai suatu metode artinya cara berpikir secara reflektif (mendalam), penyelidikan yang menggunakan alasan,berpikir secarahati-hati dan teliti.
- Filsafat merupakan usaha untuk memperoleh pandangan yang menyeluruh mencoba menggantungkanbeberapa kesimpulan dari berbagai ilmu dan pengalaman manusia menjadi suatu pedagang dunia yang konsisten.Jadi dari batasan-batasan di atas tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa filsafat adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki segala sesuatu yang ada secara mendalam dengan menggunakan akal sampai padahakekatnya.
Filsafat sebagai metode berpikir, maupun sebagai hasil berpikir radikal, sistimatis, dan universal tentang segalase suatu yang ada dan yang mungkin ada, dapat dibedakan menjadi tiga model, yaitu filsafat spekulatif,filsafat preskriptif dan filsafatanalitik.
1.FilsafatSpekulatif
Filsafat spekulatif adalah cara berpikir sistimais tentang segala yang ada.
Filsafat spekulatif tergolong filsafat tradisional. Dalam hal ini filsafat dianggap sebagai sesuatu bangunan pengetahuan (body of knowledge).
2.FilsafatPreskrpitif
Filsafat preskripti berusaha untuk menghasilkan suatu ukuran (standard) penilaintentangnilai-nilai,penilaiantentangperbuatanmanusia,danpenilaian tentang seni.
Filsafat preskripti berusaha untuk menghasilkan suatu ukuran (standard) penilaintentangnilai-nilai,penilaiantentangperbuatanmanusia,danpenilaian tentang seni.
3.FilsafatAnalitik
Model analitik terdapat dua golongan, yaitu analitik linguistik dan analitik postifistik logis. Model analitik linguistik mengandung arti bahwa filsafat sebagai analisa logis tentang bahasa dan penjelasan makna istilah. Filsafat itu bersifat universal umum, yaitu segala sesuatu yang ada realita sedangkan obyek material ilmu pengetahuan ilmiah itu bersifat khusus dan empiris. Artinya, ilmu hanya terfokus pada disiplin bidang masing masing secara kaku dan terkotak-kotak, sedangkan kajian filsafat tidak terkotak-kotak dalam disiplin tertentu.
Model analitik terdapat dua golongan, yaitu analitik linguistik dan analitik postifistik logis. Model analitik linguistik mengandung arti bahwa filsafat sebagai analisa logis tentang bahasa dan penjelasan makna istilah. Filsafat itu bersifat universal umum, yaitu segala sesuatu yang ada realita sedangkan obyek material ilmu pengetahuan ilmiah itu bersifat khusus dan empiris. Artinya, ilmu hanya terfokus pada disiplin bidang masing masing secara kaku dan terkotak-kotak, sedangkan kajian filsafat tidak terkotak-kotak dalam disiplin tertentu.
Manfaat filsafat dalam kehidupan adalah :
1.
Sebagai dasar dalam bertindak.
2.
Sebagai dasar dalam mengambil keputusan.
3.
Untuk mengurangi salah paham dan konflik.
4. Untuk
bersiap siaga menghadapi situasi dunia yang selalu berubah
Berfilsafat
merupakan salah satu kegiatan manusia memiliki peran yang penting dalam
menentukan dan menemukan eksistensinya. Dalam kegiatan ini manusia akan berusaha
untuk mencapai kearifan dan kebajikan. Berfilsafat berarti berpikir, tetapi
tidak semua berfikir dapat dikatagorikan berfilsafat. Berpikir yang
dikatagorikan berfilsafat adalah apabila berpikir tersebut mengandung tiga
ciri, yaitu radikal, sistimatis, dan universal. Seperti dijelaskan oleh Sidi
Gazalba(1973:43):Berpikir radikal, bepikir sampai ke akar-akarnya, tidak
tanggung-tanggung, sampai pada konsekuensi yang terakhir. Bepikir itu tidak separuh
separuh, tidak berhenti dijalan, tetapi terus sampai keunjungnya. Berpikir
sistimatis ialah bepikir logis yang
bergerak selangkah demi selangkah dengan penuh keadaran dengan urutan
yang bertanggung jawab dan saling hubungan yang teratur.
Kesimpulan.
Manusia mulai dengan berfilsafat
,bila ia berpikir dengan teliti dan teratur untuk memecahkan problem problem dan
memandang permasalahannya dari sudut yang hakiki. Makadari itu hakekatnya. Filsafat
mengemukakan pandangan pandangan yang bersifat akar dari ilmu yang lain. Namun disamping
itu antara ilmu filsafat dan ilmu ilmu laint erdapat kesamaan kesamaan sifat, yaitu
bahwa semuanya tertarik pada pengetahuan dan masing masing adalah lapangan yang
mengadakan pemeriksaan dan penemuan mempunyai objek,metode penelitian dan sistem
1.pengertian Filsafat
Filsafat
adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan
konsep dasar mcngenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan
sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala
sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh
dengan segala hubungan.
Kata filsafat dalam bahasa arab adalah falsafah yang dalam bahasa inggris di kenal dengan istilah philosophy adalah bersal dari bahasa Yunani philosophia. Kata philosophia terdiri atas kata philein yag berarti cinta (love) dan sophia yang berarti kebijakasanaan (Wisdom), sehingga secara etimologi filsafat berarti cinta kebijaksanaan (love ofwisdom). Seorang filsafat adalah pencinta atau pencari kebijaksanaan.
Kata filsafat dalam bahasa arab adalah falsafah yang dalam bahasa inggris di kenal dengan istilah philosophy adalah bersal dari bahasa Yunani philosophia. Kata philosophia terdiri atas kata philein yag berarti cinta (love) dan sophia yang berarti kebijakasanaan (Wisdom), sehingga secara etimologi filsafat berarti cinta kebijaksanaan (love ofwisdom). Seorang filsafat adalah pencinta atau pencari kebijaksanaan.
2.Arti terminologi
Arti terminologi maksudnya arti yang di
kandung oleh istilah-istilah stemen “filsafat”.
• Menurut plato, filsafat adalah pengaturan yang terminat mencapai pengetahuan kebenaran yangasli.
• Menurut plato, filsafat adalah pengaturan yang terminat mencapai pengetahuan kebenaran yangasli.
• Menurut Aristoteles filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang tekadang di dalamnya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi politik dan estetika(filsafatkeindahan).
• Hasbullah Bakry, ilmu filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai keutuhan alam semesta dan manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakekatnya sejauh yang dapat dicapai akal manusia dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya telah di capai pengetahuan itu.
Adapun ahli Mudhofir (1996) memberikan arti filsafat sangat beragam:
- Filsafat sebagai suatu sikap terhadap kehidupan dan alam semesta, sikap secara filsafat adalah sikap menyelidiki secara kritis, terbuka, toleran dan selalu tersedia menunjau suatu problem dari semua sudut pandang.
- Filsafat sebagai suatu metode artinya cara berpikir secara reflektif (mendalam), penyelidikan yang menggunakan alasan,berpikir secarahati-hati dan teliti.
- Filsafat merupakan usaha untuk memperoleh pandangan yang menyeluruh mencoba menggantungkanbeberapa kesimpulan dari berbagai ilmu dan pengalaman manusia menjadi suatu pedagang dunia yang konsisten.Jadi dari batasan-batasan di atas tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa filsafat adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki segala sesuatu yang ada secara mendalam dengan menggunakan akal sampai padahakekatnya.
Filsafat sebagai metode berpikir, maupun sebagai hasil berpikir radikal, sistimatis, dan universal tentang segalase suatu yang ada dan yang mungkin ada, dapat dibedakan menjadi tiga model, yaitu filsafat spekulatif,filsafat preskriptif dan filsafatanalitik.
1.FilsafatSpekulatif
Filsafat spekulatif adalah cara berpikir sistimais tentang segala yang ada.
Filsafat spekulatif tergolong filsafat tradisional. Dalam hal ini filsafat dianggap sebagai sesuatu bangunan pengetahuan (body of knowledge).
2.FilsafatPreskrpitif
Filsafat preskripti berusaha untuk menghasilkan suatu ukuran (standard) penilaintentangnilai-nilai,penilaiantentangperbuatanmanusia,danpenilaian tentang seni.
Filsafat preskripti berusaha untuk menghasilkan suatu ukuran (standard) penilaintentangnilai-nilai,penilaiantentangperbuatanmanusia,danpenilaian tentang seni.
3.FilsafatAnalitik
Model analitik terdapat dua golongan, yaitu analitik linguistik dan analitik postifistik logis. Model analitik linguistik mengandung arti bahwa filsafat sebagai analisa logis tentang bahasa dan penjelasan makna istilah. Filsafat itu bersifat universal umum, yaitu segala sesuatu yang ada realita sedangkan obyek material ilmu pengetahuan ilmiah itu bersifat khusus dan empiris. Artinya, ilmu hanya terfokus pada disiplin bidang masing masing secara kaku dan terkotak-kotak, sedangkan kajian filsafat tidak terkotak-kotak dalam disiplin tertentu.
Model analitik terdapat dua golongan, yaitu analitik linguistik dan analitik postifistik logis. Model analitik linguistik mengandung arti bahwa filsafat sebagai analisa logis tentang bahasa dan penjelasan makna istilah. Filsafat itu bersifat universal umum, yaitu segala sesuatu yang ada realita sedangkan obyek material ilmu pengetahuan ilmiah itu bersifat khusus dan empiris. Artinya, ilmu hanya terfokus pada disiplin bidang masing masing secara kaku dan terkotak-kotak, sedangkan kajian filsafat tidak terkotak-kotak dalam disiplin tertentu.
Manfaat filsafat dalam kehidupan adalah :
1.
Sebagai dasar dalam bertindak.
2.
Sebagai dasar dalam mengambil keputusan.
3.
Untuk mengurangi salah paham dan konflik.
4. Untuk
bersiap siaga menghadapi situasi dunia yang selalu berubah
Berfilsafat
merupakan salah satu kegiatan manusia memiliki peran yang penting dalam
menentukan dan menemukan eksistensinya. Dalam kegiatan ini manusia akan berusaha
untuk mencapai kearifan dan kebajikan. Berfilsafat berarti berpikir, tetapi
tidak semua berfikir dapat dikatagorikan berfilsafat. Berpikir yang
dikatagorikan berfilsafat adalah apabila berpikir tersebut mengandung tiga
ciri, yaitu radikal, sistimatis, dan universal. Seperti dijelaskan oleh Sidi
Gazalba(1973:43):Berpikir radikal, bepikir sampai ke akar-akarnya, tidak
tanggung-tanggung, sampai pada konsekuensi yang terakhir. Bepikir itu tidak separuh
separuh, tidak berhenti dijalan, tetapi terus sampai keunjungnya. Berpikir
sistimatis ialah bepikir logis yang
bergerak selangkah demi selangkah dengan penuh keadaran dengan urutan
yang bertanggung jawab dan saling hubungan yang teratur.
Kesimpulan.
Manusia mulai dengan berfilsafat
,bila ia berpikir dengan teliti dan teratur untuk memecahkan problem problem dan
memandang permasalahannya dari sudut yang hakiki. Makadari itu hakekatnya. Filsafat
mengemukakan pandangan pandangan yang bersifat akar dari ilmu yang lain. Namun disamping
itu antara ilmu filsafat dan ilmu ilmu laint erdapat kesamaan kesamaan sifat, yaitu
bahwa semuanya tertarik pada pengetahuan dan masing masing adalah lapangan yang
mengadakan pemeriksaan dan penemuan mempunyai objek,metode penelitian dan sistem
1.pengertian Filsafat
Filsafat
adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan
konsep dasar mcngenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan
sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala
sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh
dengan segala hubungan.
Kata filsafat dalam bahasa arab adalah falsafah yang dalam bahasa inggris di kenal dengan istilah philosophy adalah bersal dari bahasa Yunani philosophia. Kata philosophia terdiri atas kata philein yag berarti cinta (love) dan sophia yang berarti kebijakasanaan (Wisdom), sehingga secara etimologi filsafat berarti cinta kebijaksanaan (love ofwisdom). Seorang filsafat adalah pencinta atau pencari kebijaksanaan.
Kata filsafat dalam bahasa arab adalah falsafah yang dalam bahasa inggris di kenal dengan istilah philosophy adalah bersal dari bahasa Yunani philosophia. Kata philosophia terdiri atas kata philein yag berarti cinta (love) dan sophia yang berarti kebijakasanaan (Wisdom), sehingga secara etimologi filsafat berarti cinta kebijaksanaan (love ofwisdom). Seorang filsafat adalah pencinta atau pencari kebijaksanaan.
2.Arti terminologi
Arti terminologi maksudnya arti yang di
kandung oleh istilah-istilah stemen “filsafat”.
• Menurut plato, filsafat adalah pengaturan yang terminat mencapai pengetahuan kebenaran yangasli.
• Menurut plato, filsafat adalah pengaturan yang terminat mencapai pengetahuan kebenaran yangasli.
• Menurut Aristoteles filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang tekadang di dalamnya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi politik dan estetika(filsafatkeindahan).
• Hasbullah Bakry, ilmu filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai keutuhan alam semesta dan manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakekatnya sejauh yang dapat dicapai akal manusia dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya telah di capai pengetahuan itu.
Adapun ahli Mudhofir (1996) memberikan arti filsafat sangat beragam:
- Filsafat sebagai suatu sikap terhadap kehidupan dan alam semesta, sikap secara filsafat adalah sikap menyelidiki secara kritis, terbuka, toleran dan selalu tersedia menunjau suatu problem dari semua sudut pandang.
- Filsafat sebagai suatu metode artinya cara berpikir secara reflektif (mendalam), penyelidikan yang menggunakan alasan,berpikir secarahati-hati dan teliti.
- Filsafat merupakan usaha untuk memperoleh pandangan yang menyeluruh mencoba menggantungkanbeberapa kesimpulan dari berbagai ilmu dan pengalaman manusia menjadi suatu pedagang dunia yang konsisten.Jadi dari batasan-batasan di atas tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa filsafat adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki segala sesuatu yang ada secara mendalam dengan menggunakan akal sampai padahakekatnya.
Filsafat sebagai metode berpikir, maupun sebagai hasil berpikir radikal, sistimatis, dan universal tentang segalase suatu yang ada dan yang mungkin ada, dapat dibedakan menjadi tiga model, yaitu filsafat spekulatif,filsafat preskriptif dan filsafatanalitik.
1.FilsafatSpekulatif
Filsafat spekulatif adalah cara berpikir sistimais tentang segala yang ada.
Filsafat spekulatif tergolong filsafat tradisional. Dalam hal ini filsafat dianggap sebagai sesuatu bangunan pengetahuan (body of knowledge).
2.FilsafatPreskrpitif
Filsafat preskripti berusaha untuk menghasilkan suatu ukuran (standard) penilaintentangnilai-nilai,penilaiantentangperbuatanmanusia,danpenilaian tentang seni.
Filsafat preskripti berusaha untuk menghasilkan suatu ukuran (standard) penilaintentangnilai-nilai,penilaiantentangperbuatanmanusia,danpenilaian tentang seni.
3.FilsafatAnalitik
Model analitik terdapat dua golongan, yaitu analitik linguistik dan analitik postifistik logis. Model analitik linguistik mengandung arti bahwa filsafat sebagai analisa logis tentang bahasa dan penjelasan makna istilah. Filsafat itu bersifat universal umum, yaitu segala sesuatu yang ada realita sedangkan obyek material ilmu pengetahuan ilmiah itu bersifat khusus dan empiris. Artinya, ilmu hanya terfokus pada disiplin bidang masing masing secara kaku dan terkotak-kotak, sedangkan kajian filsafat tidak terkotak-kotak dalam disiplin tertentu.
Model analitik terdapat dua golongan, yaitu analitik linguistik dan analitik postifistik logis. Model analitik linguistik mengandung arti bahwa filsafat sebagai analisa logis tentang bahasa dan penjelasan makna istilah. Filsafat itu bersifat universal umum, yaitu segala sesuatu yang ada realita sedangkan obyek material ilmu pengetahuan ilmiah itu bersifat khusus dan empiris. Artinya, ilmu hanya terfokus pada disiplin bidang masing masing secara kaku dan terkotak-kotak, sedangkan kajian filsafat tidak terkotak-kotak dalam disiplin tertentu.
Manfaat filsafat dalam kehidupan adalah :
1.
Sebagai dasar dalam bertindak.
2.
Sebagai dasar dalam mengambil keputusan.
3.
Untuk mengurangi salah paham dan konflik.
4. Untuk
bersiap siaga menghadapi situasi dunia yang selalu berubah
Berfilsafat
merupakan salah satu kegiatan manusia memiliki peran yang penting dalam
menentukan dan menemukan eksistensinya. Dalam kegiatan ini manusia akan berusaha
untuk mencapai kearifan dan kebajikan. Berfilsafat berarti berpikir, tetapi
tidak semua berfikir dapat dikatagorikan berfilsafat. Berpikir yang
dikatagorikan berfilsafat adalah apabila berpikir tersebut mengandung tiga
ciri, yaitu radikal, sistimatis, dan universal. Seperti dijelaskan oleh Sidi
Gazalba(1973:43):Berpikir radikal, bepikir sampai ke akar-akarnya, tidak
tanggung-tanggung, sampai pada konsekuensi yang terakhir. Bepikir itu tidak separuh
separuh, tidak berhenti dijalan, tetapi terus sampai keunjungnya. Berpikir
sistimatis ialah bepikir logis yang
bergerak selangkah demi selangkah dengan penuh keadaran dengan urutan
yang bertanggung jawab dan saling hubungan yang teratur.
Kesimpulan.
Manusia mulai dengan berfilsafat
,bila ia berpikir dengan teliti dan teratur untuk memecahkan problem problem dan
memandang permasalahannya dari sudut yang hakiki. Makadari itu hakekatnya. Filsafat
mengemukakan pandangan pandangan yang bersifat akar dari ilmu yang lain. Namun disamping
itu antara ilmu filsafat dan ilmu ilmu laint erdapat kesamaan kesamaan sifat, yaitu
bahwa semuanya tertarik pada pengetahuan dan masing masing adalah lapangan yang
mengadakan pemeriksaan dan penemuan mempunyai objek,metode penelitian dan sistem
Daftar Pustaka
http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_11.html
Subscribe to:
Comments (Atom)